Wednesday, March 20, 2013

PROSES PEMBUATAN JELY BERBAHAN RUMPUT LAUT

March 20, 2013 Posted by Media Penyuluhan Perikanan Pati No comments


Eucheuma cottonii merupakan salah satu jenis rumput laut merah (Rhodophyceae) dan berubah nama menjadi Kappaphycus alvarezii karena karaginan yang dihasilkan termasuk fraksi kappa-karaginan. Maka jenis ini secara taksonomi disebut Kappaphycus alvarezii. Nama daerah ‘cottonii’ umumnya lebih dikenal dan biasa dipakai dalam duniaperdagangan nasional maupun internasional. Klasifikasi Eucheuma cottonii menurut Doty (1985) adalah sebagai berikut :
Kingdom          : Plantae
Divisi               : Rhodophyta
Kelas               : Rhodophyceae
Ordo               : Gigartinales
Famili              : Solieracea
Genus              : Eucheuma
Species           : Eucheuma alvarezii atau Kappaphycus alvarezii
      Eucheuma cottonii diketahui sebagai alga merah (Rhodophyceae) yang ditemukan di bawah air surut rata-rata. Alga ini mempunyai talus yang keras, silindris dan berdaging (Romimohtarto dan Juwana, 1999). Sejak 2700 SM Eucheuma cottonii telah digunakan oleh bangsa Cina sebagai bahan sayuran, obat-obatan dan kosmetik, sedangkan di Indonesia digunakan sebagai bahan sayuran, kue, manisan dan obat-obatan (Indriani dan Suminarsih, 2003). Menurut penelitian Eucheuma cottonii memiliki kandungan kimia karagenan dan senyawa fenol, terutama flavonoid (Suptijah, 2003). Karagenan, senyawa polisakarida yang dihasilkan dari beberapa jenis alga merah memiliki sifat antimikroba, antiinflamasi, antipiretik, antikoagulan dan aktivitas biologis lainnya (Iskandar et al.,2011).
Makanan dari rumput laut sangat baik untuk pencernaan karena mengandung dietary fibers yang dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit seperti kanker usus besar, penyakit divertikuler, penyakit kardiovaskuler dan kegemukan serta efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Pembuatan permen jelly rumput laut ini dimaksudkan untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut dan diversifikasi olahan rumput laut. Pembuatan permen jelly dilakukan dengan mencampur gula atau glukosa dengan rumput laut sehingga membentuk gel dan menyerap air yang dapat mempengaruhi tekstur permen jelly yang dibuat (Ani , 2011)
Rumput laut (seaweed) secara biologi termasuk salah satu anggota alga yang merupakan tumbuhan berklorofil. Rumput laut terdiri dari satu atau banyak sel, berbentuk koloni, hidupnya bersifat bentik di daerah perairan yang dangkal, berpasir, berlumpur atau berpasir dan berlumpur. Makanan dari rumput laut sangat baik untuk pencernaan karena mengandung dietary fibers yang dapat mencegah timbulnya berbagai penyakit seperti kanker usus besar, penyakit divertikuler, penyakit kardiovaskuler dan kegemukan serta efektif dalam menurunkan kadar kolesterol dalam darah. Pembuatan permen jelly rumput laut ini dimaksudkan untuk meningkatkan nilai tambah rumput laut dan diversifikasi olahan rumput laut. Pembuatan permen jelly dilakukan dengan mencampur gula atau glukosa dengan rumput laut sehingga membentuk gel dan menyerap air yang dapat mempengaruhi tekstur permen jelly yang dibuat (Sukabelajar, 2004).
METODOLOGI
     Alat dan Fungsi
 Alat-alat yang digunakan dalam pembuatan jelly pelangi rumput laut ini adalah  sebagai berikut :
-     Timbangan                      : Untuk menimbang berat bahan-bahan yang akan  Digunakan.
-     Kompor                : Untuk memanaskan bahan-bahan yang akan  Digunakan.
-       Baskom                : Untuk wadah pembuatan bahan.
-       Wajan                              : Untuk menyatukan bahan yang akan dibuat.
-       Spatula                : Untuk menyatukan bahan-bahan yang akan dibuat.
-       Nampan kecil                  : Untuk wadah bahan-bahan yang akan digunakan.
-       Oven                                : Untuk mengeringkan rumput laut.
-       Blender                : Untuk menghaluskan rumput laut.
-       Sendok                : Untuk mengambil bahan-bahan yang akan digunakan.
-       Pisau                                : Untuk mengecilkan ukuran rumput laut agak mempermudah saat proses pengolahan.

     Bahan dan Fungsi
 Bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan Jelly Pelangi Rumput Laut adalah sebagai berikut   :
-       Eucheuma cottoni          : Bahan yang akan di buat menjadi Jelly.
-       Gula pasir                         : Untuk memberi rasa manis pada Jelly.
-       Sirup/glukosa cair          : Untuk menambah rasa pada Jelly.
-       Asam sitrat                     : Untuk memberi rasa segar pada Jelly.
-       Kapur ( CaO )                 : Untuk merendam rumput laut.
-       Air                                    : Untuk mencampur bahan yang akan digunakan
PEMBAHASAN
       Analisa prosedur
Dalam pembuatan jelly rumput laut langkah pertama yang dilakukan adalah menyiapkan bahan utamanya yaitu rumput laut. Rumput laut yang digunakan adalah rumput laut merah jenis Eucheuma cottonii. Rumput laut tersebut kemudian dicuci hingga bersih supaya kotoran yang menempel hilang. Setelah rumput laut bersih kemudian dikeringkan. Hal ini bertujuan supaya kadar air yang ada pada rumput laut berkurang. Menunggu rumput laut dikeringkan, disiapkan larutan kapur (CaO) untuk merendam rumput laut. Selanjutnya rumput laut direndam dalam larutan kapur selama semalaman dengan mengganti airnya sebanyak 3 kali. Tujuan perendaman dengan larutan kapur adalah untuk memucatkan warna rumput laut serta membuat rumput laut menjadi kenyal. Selanjutnya rumput laut diblender sampai halus, tujuannya adalah supaya mudah dihomogenkan saat dimasak dan dibuat jelly. Ditambahkan air dengan perbandingan air dan rumput laut adalah 1:6. Penggunaan air yang sedikit hanya untuk pelarut saja dan supaya adonan jelly tidak hangus. Kemudian ditambahkan gula dan essence secukupnya sebagai perasa manis. Diaduk sampai kental. Dalam pengadukan yang perlu diperhatikan adalah api kompor tidak boleh terlalu besar karena dikhawatirkan adonan bisa cepat hangus. Setelah itu didinginkan selama 1 jam pada suhu kamar. Hal ini bertujuan supaya adonan jelly mengeras dan memadat teksturnya sehingga tidak rusak saat dioven. Jelly yang sudah didinginkan kemudian dikeringkan dalam oven dengan suhu 850C sampai memadat kurang lebih selama 1 jam. Pengeringan dalam oven diharapkan dapat mengurangi kadar air yang terkandung dalam adonan sehingga dihasilkan tekstur permen jelly yang diinginkan. Setelah itu dipotong sesuai selera dan diletakkan di piring saji. Permen jelly rumput laut siap untuk disajikan.

       Kelebihan dan Kekurangan Produk
Dari hasil praktikum, Permen Jelly Rumput Laut memiliki beberapa kelebihan diantaranya adalah bahan baku yang mudah ditemukan dan harganya terjangkau. Selain itu kandungan gizi dari rumput laut yang sangat baik bagi tubuh khususnya untuk pencernaan karena mengandungan banyak serat yang bermanfaat bagi tubuh, Rasanya  yang manis sangat digemari oleh banyak kalangan khususnya anak-anak.
Sedangkan kekurangan yang dimiliki oleh Permen Jelly Rumput Laut adalah jika pengolahannya tidak tepat pada penimbangan bahan atau pemasakan dapat mempengaruhi permen secara keseluruhan. Sehingga tidak dapat terbentuk permen jelly yang diinginkan. Oleh sebab itu ketelitian sangat perlu dalam pembuatan permen jelly.


 PENUTUP


     Kesimpulan
     Dari praktikum Teknologi Hasil Perikanan Modern pembuatan Permen Jelly Rumput Laut dapat disimpulkan sebagai berikut :
Eucheuma cottonii merupakan salah satu jenis rumput laut merah yang biasanya dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan permen jelly rumput laut.
-    Kandungan gizi serat didalam rumput laut ini sangat tinggi dimana serat ini baik bagi tubuh khususnya untuk pencernaan.
-    Salah satu bentuk olahan yang dibuat dari rumput laut jenis ini adalah permen jelly, agar-agar, jelly.
-    Untuk produk Permen Jelly Rumput Laut harus diuji nilai organoleptiknya oleh panelis untuk menentukan kelayakan dari produk
-    Penilaian bertumpu pada 4 aspek yaitu rasa, aroma, warna dan tekstur. Dari keempat aspek tersebut semua panelis menyukai produk Permen Jelly dan memiliki nilai rerata yang menunjukkan produk ini layak dikonsumsi.

          Saran
            Sebaiknya pembuatan permen jelly harus lebih teliti dalam mengikuti prosedur karena jika kurang teliti maka tidak akan terbentuk Permen Jelly seperti yang diharapkan. Sebaiknya menggunakan gula halus supaya teksturnya bagus dan mengaduk adonan sampai kental dengan api kecil sehingga adonan tidak hangus.

0 comments:

Post a Comment